Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Melalui Kegiatan Penyuluhan di Desa Sukamulya
DOI:
https://doi.org/10.70110/jppmi.v3i3.51Keywords:
Stunting, Kesehatan, Gizi, Makanan SehatAbstract
Stunting adalah suatu masalah kesehatan yang harus diperhatikan oleh para ibu hamil. Dalam meningkatkan pengetahuan terkait stunting, diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting. Pengabdian ini memiliki tujuan agar bisa memberikan sosialisasi kepada ibu hamil terkait pencegahan stunting dan pentingnya makan makanan yang bergizi agar nutrisi janin dapat tercukupi dengan baik. Metode yang dilaksanakan yaitu kegiatan sosialisasi dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilaksanakan di aula balai Desa Sukamulya. Pelaksanaannya terdiri atas penyuluhan stunting, senam ibu hamil, dan demo masak sehat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada ibu hamil yaitu terkait pemahaman meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap bahaya stunting, memberikan pemahaman mengenai kondisi kesehatan selama masa kehamilan, pentingnya makan makanan yang bergizi, memberikan pemahaman mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting serta praktik senam hamil yang dapat diterapkan di rumah.
Downloads
References
Agustina, N. (2022). Apa itu Stunting. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1516/apa-itu-stunting
Agustina, W., & Hindun, N. (2023). Sosialisasi Pencegahan Stunting Dengan Makanan Hewani Pada Karyawan Global Collection Malang. Anfatama Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 103–106.
Budiana, T. A., & Marlina, D. (2020). Analisis Kecukupan Energi, Protein, Zink Dan Kalsium Pada Balita Stunting Di Wilayah Kota Cimahi. Pinlitamas II, 2(1), 38–42.
Djaba, E. S. S., & Marfu’ah, S. (2023). Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 8(1), 73–87. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v8i1.213
Kemenkes, R. I. (2016). Warta kesmas, gizi investasi masa depan bangsa. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes, R. I. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372
Wapresri, S. (2017). 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting). Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia.
Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). The Influence of Stunting on Cognitive Development and Learning Achievement. Jurnal Majority, 8(2), 273–282.
Zhuliyan, A. R., Safirah, L., & Saryono. (2021). Manfaat Daun Katuk (Sauropus androgynous L. MERR.) Untuk Meningkatkan Kualitas Asi Pada Ibu Menyusui. Medsains, 7(01), 19–26.






